Fakta Menarik Tentang Kesehatan

4 Dampak Puasa Terhadap Penurunan Kesehatan

4 Dampak Puasa Terhadap Penurunan Kesehatan

4 Dampak Puasa Terhadap Penurunan Kesehatan – Hal ini tentu saja dapat mengganggu puasa Anda dan membuat Anda tidak nyaman untuk melakukan berbagai aktivitas selama berpuasa Selama berpuasa, pola makan sehari-hari akan berubah. Jika biasanya Anda bisa makan dan minum kapan pun Anda mau, saat berpuasa, Anda hanya diperbolehkan makan setelah berbuka hingga sahur. Itu sebabnya, tubuh membutuhkan slot gacor waktu untuk membiasakan diri menahan lapar dan haus saat berpuasa.Pada sebagian orang, sejumlah gangguan kesehatan bisa terjadi karena tubuh biasanya mendapat asupan makanan dan minuman. Tak jarang, tidak makan dan tidak minum saat berpuasa bisa membuat Anda merasa lemas, bahkan pusing. . Ada beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab kepala pusing saat puasa, yaitu sebagai berikut.

DEHIDRASI

Puasa memang membuat Anda merasa haus, namun Anda harus tetap menahannya hingga tiba waktu berbuka puasa. Jika Anda merasa sangat haus dan tubuh tidak memiliki banyak cadangan air, Anda berisiko mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi. Apalagi jika cuaca sedang panas, Anda banyak beraktivitas dan mengeluarkan banyak keringat. Dehidrasi membuat tubuh Anda tidak berfungsi dengan baik. Beberapa gejala dehidrasi adalah pusing, lemas, jarang buang air kecil, dan urin berwarna lebih gelap.

Untuk mencegah dehidrasi, Anda disarankan untuk minum setidaknya delapan gelas atau lebih per hari. Anda bisa membagi waktu minum sesuai kebutuhan mulai dari buka puasa hingga sahur. Lebih baik banyak minum air putih dan jus buah. Hindari terlalu banyak minum kafein, seperti teh dan kopi, karena dapat membuat tubuh memproduksi urin lebih banyak dan meningkatkan risiko tubuh mengalami dehidrasi

GULA DARAH RENDAH

Selain menahan dahaga, Anda juga harus menahan lapar saat berpuasa. Hal ini berisiko menyebabkan tubuh kekurangan glukosa sebagai energi, apalagi jika Anda tidak cukup mengonsumsi makanan saat buka puasa dan sahur. Glukosa adalah sumber energi utama yang digunakan tubuh untuk menjalankan semua fungsi normalnya. Kekurangan glukosa dalam tubuh dapat membuat otak kekurangan energi untuk menjalankan fungsinya. Akibatnya, Anda merasa lemas dan pusing saat berpuasa.

KELELAHAN

Anda mungkin lebih mudah merasa lelah saat berpuasa, terutama saat Anda kurang minum dan makan lebih sedikit saat berbuka puasa dan sahur. Kelelahan bisa disebabkan karena Anda terlalu banyak beraktivitas saat puasa atau mungkin karena kurang tidur.Kurang tidur sangat mungkin terjadi saat Anda berpuasa karena jadwal tidur Anda berubah untuk makan sahur. Hal ini kemudian dapat membuat Anda merasa pusing. Oleh karena itu, link slot gacor aturlah waktu tidur agar cukup atau sekitar 8 jam jika berencana berpuasa keesokan harinya. Dengan begitu, Anda bisa beristirahat dengan lebih baik sehingga memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas selama berpuasa.

TEKANAN DARAH RENDAH

Anda mungkin merasa pusing jika jantung Anda tidak memompa cukup darah ke otak Anda. Salah satu penyebab kondisi ini adalah tekanan darah rendah. Penurunan tekanan darah secara tiba-tiba dapat membuat jantung tidak dapat mengalirkan cukup darah ke otak. Hal ini dapat menyebabkan Anda berkeringat berlebihan, kurang energi, pusing (terutama saat bangun dari duduk dengan sangat cepat), hingga merasa akan pingsan.

Saat berpuasa, pusing akibat tekanan darah rendah biasanya dialami pada sore hari. Ini karena tubuh lebih banyak kehilangan cairan dan tidak mendapatkan asupan garam yang cukup. Untuk mengatasinya, usahakan penuhi kebutuhan cairan rtp live slot tubuh dan asupan garam saat berbuka puasa dan sahur.

Exit mobile version