Fakta Menarik Tentang Kesehatan

6 Cara Mencegah Penuaran Penyakit TBC, Lakukan Cara Ini!

Cara Mencegah Penuaran Penyakit TBC

mmacfeeactivate.com – Penyakit TBC atau tuberkulosis sudah tidak asing lagi di Indonesia. Bahkan sebagai cara mencegah TBC, pemerintah telah mewajibkan pemberian vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin) bagi anak-anak.  TBC merupakan jenis penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru-paru. Namun, jenis bakteri ini juga bisa menginfeksi organ lain, seperti tulang belakang, otak, dan ginjal.

Gejala TBC biasanya akan muncul secara keluaran macau hari ini bertahap dan bertambah buruk dalam beberapa minggu. Gejala tersebut meliputi batuk yang tidak kunjung sembuh bahkan disertai dahak atau darah, nyeri dada, demam, berkeringat di malam hari, menurunnya berat badan tanpa direncanakan, dan hilangnya nafsu makan.

Cara Pencegahan Penyakit TBC

Berikut inilah 5 cara mencegah penyakit TBC:

1. Pastikan Sirkulasi Udara di Rumah Baik

Untuk mencegah penyakit TBC, caranya bisa dengan menjaga sirkulasi udara di rumah. Sebab, bakteri tuberkulosis akan menghilang jika sirkulasi udara di rumah baik.  Karena itu, pastikan rumah Anda memiliki sirkulasi udara yang baik. Sinar matahari yang masuk menandakan rumah Anda mendapatkan cahaya dan aliran udara yang memadai, sehingga bisa mencegah TBC.

2. Dapatkan Vaksinasi BCG

Vaksin BCG dapat melindungi anak-anak maupun orang dewasa dari penyakit tuberkulosis. Vaksin ini telah masuk dalam imunisasi wajib dari pemerintah.  Untuk anak-anak, lakukan imunisasi sesuai jadwal untuk mencegah TBC di kemudian hari.

Bagi orang dewasa, Anda boleh mendapatkan vaksin BCG apabila belum pernah memperoleh vaksin ini sebelumnya dan tidak punya riwayat penyakit TBC. Konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan untuk mendapatkan vaksin ini.

3. Lakukan Tes Lebih Dini

Jika Anda merasa mengalami gejala tuberkulosis, jangan ragu untuk melakukan tes agar dapat terdiagnosis secara dini. Semakin dini pengobatan, semakin baik.

Tes yang umum dilakukan untuk mendiagnosis TBC berupa tes dahak, tes kulit tuberkulin, dan tes rontgen paru. Masing-masing pemeriksaan memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, Anda bisa konsultasi dengan dokter sebelum melakukan tes TBC ini.

4. Periksakan Kesehatan secara Berkala

Terkadang gejala tuberkulosis tidak hanya melibatkan batuk dan sesak. Pada beberapa keadaan, tuberkulosis dapat menyerang kelenjar getah bening dan menyebabkan gejala yang tidak khas.  Karena itu, jika Anda menunjukkan gejala yang tidak khas seperti pembesaran kelenjar dan penurunan berat badan, segera periksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

5. Jaga Kebersihan Diri

Cara lainnya untuk mencegah TBC adalah dengan memperhatikan kebersihan diri. Pastikan Anda mencuci tangan secara berkala. Hindari memegang wajah Anda dengan tangan yang kotor atau belum tercuci bersih.

Jangan pula membuang dahak dan ludah sembarangan, karena air liur dapat menjadi perantara penyakit. Begitu juga dengan tisu, jangan dibuang sembarangan. Anda dapat mendesinfeksi tisu terlebih dahulu sebelum membuangnya ke tempat sampah.

6. Perhatikan Makanan Anda

Penularan penyakit TBC dapat dicegah dengan cara menjaga pola makan. Sebab, makanan merupakan salah satu kunci dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.  Jadi, perhatikan komposisi makanan Anda dengan selalu menyertakan sayur dan buah dalam menu sehari-hari. Batasi atau hindari pula makanan yang kaya lemak jenuh.

Exit mobile version